• 0853-2059-5056
  • office@assyifapeduli.org
  • Subang, Jawa Barat, Indonesia
Tak Berkategori
Sinergi LAZ Assyifa Peduli dan Institut As-Syifa Perkuat Kapasitas Kewirausahaan UMKM

Sinergi LAZ Assyifa Peduli dan Institut As-Syifa Perkuat Kapasitas Kewirausahaan UMKM

SUBANG — LAZ Assyifa Peduli bersama Institut As-Syifa bersinergi dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penguatan Kapasitas Kewirausahaan melalui Strategi Bisnis Halal dan Digital Marketing.”

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (21/8) tersebut merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Bisnis Institut As-Syifa sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Dalam pelaksanaannya, Institut As-Syifa menggandeng LAZ Assyifa Peduli sebagai mitra karena memiliki jejaring dan binaan dari kalangan pelaku UMKM melalui program Ekonomi Pemberdayaan.

Penanggung Jawab Program Binaan UMKM Assyifa Peduli, Sindi Suyuf A., S.an., mengatakan bahwa kedua belah pihak merancang mekanisme pemberdayaan ekonomi umat lebih potensial.

“Assyifa Peduli sebagai mitra penyedia pelaku UMKM yang diambil dari program binaan dai lokal hero, bersama Institut As-Syifa akan merancang sebuah mekanisme pemberdayaan ekonomi ummat lebih potensial melalui pembinaan PKM,” katanya.

Bagi LAZ Assyifa Peduli, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pengembangan kapasitas bagi para pelaku UMKM binaan.

“Kolaborasi ini menjadi ruang temu antara kapasitas akademik perguruan tinggi dan pengalaman pemberdayaan masyarakat yang dimiliki LAZ Assyifa Peduli. Melalui sinergi tersebut, peserta yang merupakan pelaku dan calon pelaku usaha mendapatkan kesempatan untuk memperoleh penguatan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan usaha,” papar Suyuf.

Sementara itu, Direktur LAZ Assyifa Peduli, H. Kamsi, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta, khususnya dalam membangun pola pikir dan strategi pengembangan usaha.

“Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wahana pengembangan kapasitas kewirausahaan yang lebih produktif dan berdampak,” ujarnya.

Beliau juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi.

“Pemberdayaan ekonomi tidak hanya dilakukan melalui dukungan terhadap kebutuhan usaha, tetapi juga perlu disertai dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan agar penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara lebih mandiri,” imbuh H. Kamsi.

Baca Juga: Hampir 2 Ton Minyak Jelantah Dikumpulkan, LAZ Assyifa Peduli Ubah Limbah Jadi Sedekah

UMKM Binaan LAZ Assyifa Peduli Mendapat Materi Penguatan Kewirausahaan dari Dosen PKM

Tim dosen Program Studi Manajemen Bisnis Institut As-Syifa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Dr. (c). Feri Rustandi, M.M., Asep Koswara, M.E., Ahmad Sahirul Alim, M.A., dan Fajri Yoga, M.M.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai mental kewirausahaan, identifikasi peluang usaha, pemanfaatan sumber daya yang tersedia, serta cara memulai dan mengembangkan usaha secara bertahap.

Peserta juga dibekali pemahaman mengenai bisnis halal dan digital marketing. Kedua aspek tersebut menjadi semakin penting bagi pelaku UMKM dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen dan perkembangan ekosistem bisnis digital.

Melalui materi yang diberikan, peserta didorong untuk melihat kewirausahaan secara lebih sederhana dan realistis. Usaha tidak selalu harus dimulai dengan modal besar, toko, maupun sumber daya yang banyak. Pelaku usaha dapat memulai dari kebutuhan yang ada di lingkungan sekitar, keterampilan yang dimiliki, serta jaringan yang telah dibangun.

Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Institut As-Syifa, Asep Koswara, M.E., menyampaikan bahwa kerja sama dengan LAZ Assyifa Peduli menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Kerja sama ini merupakan bagian pembuka dan mudah-mudahan dapat terus berkelanjutan sebagai salah satu jawaban atas implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Selain itu, kolaborasi antara Institut As-Syifa dan LAZ Assyifa Peduli diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan,” ungkap Asep Koswara.

Ke depan, sinergi tersebut dapat dikembangkan dalam bentuk pendampingan, penguatan strategi usaha, pengembangan pemasaran, serta pengukuran perubahan dan dampak yang dihasilkan bagi UMKM binaan.

Sinergi ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran dalam menghadirkan pengetahuan dan pendekatan berbasis keilmuan, sementara LAZ Assyifa Peduli memiliki jejaring pemberdayaan dan akses langsung kepada masyarakat binaan.

Melalui kolaborasi tersebut, LAZ Assyifa Peduli dan Institut As-Syifa berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya pelaku UMKM yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga mampu menjalankan usaha dengan prinsip halal, amanah, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × four =