Edukasi ZIS
JENIS-JENIS INFAK

JENIS-JENIS INFAK

Secara umum, pengertian infak adalah pengeluaran atau pemberian harta benda kepada orang lain. Artinya sesuatu yang sudah diberikan menjadi hak milik orang lain. Infak dikeluarkan berdasarkan kepentingan kemanusiaan yang sesuai ajaran Islam. Infak berasal dari kata anfaqa yang berarti ’mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu’.

وَمَآ اَرْسَلْنَا فِيْ قَرْيَةٍ مِّنْ نَّذِيْرٍ ِالَّا قَالَ مُتْرَفُوْهَآ ۙاِنَّا بِمَآ اُرْسِلْتُمْ بِهٖ كٰفِرُوْنَ

Dan setiap Kami mengutus seorang pemberi peringatan kepada suatu negeri, orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) berkata, “Kami benar-benar mengingkari apa yang kamu sampaikan sebagai utusan.” (QS. Saba’ Ayat 34)

Sahabat, infak dapat menjadi pilihan amalan untuk kita lakukan di kehidupan sehari-hari. Untuk lebih memahami amalan baik satu ini, simak yuk 4 jenis infak di bawah ini:

  1. InfakWajib

Infak wajib adalah jenis infak yang wajib dikeluarkan seseorang, agar terhindar dari dosa. Dengan demikian, jenis infak ini harus benar-benar dibayarkan sesegera mungkin.

Contoh infaq wajib adalah membayar mas kawin, menafkahi istri ataupun kifarat/ kafarat (denda yang harus dibayarkan seorang muslim karena melanggar hukum Allah).

  1. InfakSunnah

Infak sunnah merupakan jenis infak yang bisa dilakukan dengan tujuan sedekah. Dapat disimpulkan bahwa sedekah juga termasuk ke dalam kategori infak sunnah (apabila berbentuk harta maupun uang). Infak sunnah terdiri atas dua macam, yaitu infak jihad dan infak untuk membantu orang.

Infak jihad adalah jenis infak yang diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang tertentu, karena berjuang di jalan Allah SWT. Manfaat infak ini benar-benar luar biasa bagi penerimanya. Salah satunya adalah dapat meringankan beban penderitaan seseorang.

Sementara infak untuk membantu orang lain adalah infak yang bertujuan menolong orang lain yang sedang tertimpa musibah, seperti infak untuk keperluan anak yatim dan kaum dhuafa.

  1. InfakMubah

Infak mubah menjadi jenis infak yang bisa dilakukan, tetapi orang-orang yang melakukannya tidak akan memperoleh pahala. Jadi, jenis infak ini dilakukan untuk sejumlah hal yang hukumnya mubah. Seseorang yang melakukannya memang tidak memperoleh pahala, tetapi juga tidak akan mendapatkan dosa. Contohnya seperti memberikan harta untuk kegiatan bercocok tanam atau kegiatan berbisnis.

  1. InfakHaram

Sangat berbeda dari jenis-jenis infak lainnya, infak haram perlu dihindari oleh pemeluk Islam. Sebab, infak haram adalah jenis infaq yang memang dilarang oleh agama Islam. Misalnya, infak yang dilakukan tetapi dalam keadaan tidak ikhlas maupun tidak karena Allah SWT. mengeluarkan harta dengan tujuan yang diharamkan oleh Allah yaitu infaknya orang kafir untuk menghalangi syiar. Seperti firman Allah SWT dalam Surat Al-Anfal ayat 36 yang artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk mengahalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan kedalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan.” (QS. Al-Anfal [8]: 36)

Infak telah menjadi jalan untuk kita menuju keridhoan Allah SWT, tapi jangan lupa untuk terus memperhatikan apa yang kita infakkan itu adalah yang terbaik yang kita miliki. Karena akan memberikan dampak kepada diri kita sendiri maupun orang yang menerima manfaatnya.

Sahabat, Yuk tunaikan infak bersama kami di Assyifa Peduli. Infak terbaik akan mengantarkan kepada jalan kebaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *