
Bagaimana Proses Qurban Lintas Batas Dilaksanakan?
Qurban lintas batas menjadi salah satu bentuk ibadah yang semakin diminati oleh umat Islam Indonesia. Melalui program ini, daging qurban tidak hanya didistribusikan di dalam negeri, tetapi juga menjangkau saudara-saudara Muslim di negara-negara yang terdampak konflik, krisis pangan, atau yang memiliki populasi Muslim minoritas. Salah satu lembaga yang konsisten menjalankan program ini adalah Assyifa Peduli yang berbasis di Subang, Jawa Barat.
Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana proses pelaksanaan qurban lintas batas oleh Assyifa Peduli, mulai dari penggalangan dana hingga distribusi ke penerima manfaat di berbagai negara.
Gambaran Umum Program Qurban Assyifa Peduli 2025
Pada tahun 2025 (1446 H), Assyifa Peduli mengusung tema “Qurban Berdampak” —sebuah program yang tidak hanya menyasar warga lokal, tetapi juga daerah pedalaman dan wilayah lintas negara. Berikut statistik pelaksanaannya:
| Komponen | Data Statistik |
| Total Hewan Qurban | 437 Ekor Domba + 46 Ekor Sapi |
| Total Dana Terhimpun | Rp 2,36 Miliar |
| Jumlah Pekurban | 940 Orang (437 Domba + 235 Sapi Patungan) |
| Negara Tujuan Internasional | Palestina, Suriah, Madagaskar, Lebanon |
Sumber: Assyifa Peduli & TINTAHIJAU.com, 2025
Alasan Pemilihan Negara Tujuan
Pihak LAZ Assyifa Peduli menjelaskan bahwa pemilihan negara tujuan didasarkan pada krisis kemanusiaan dan kebutuhan mendesak di masing-masing wilayah:
1. Palestina
– Kondisi sangat memprihatinkan setelah dua tahun konflik berkepanjangan
– Mayoritas penduduk tinggal di tenda-tenda pengungsian
– Krisis pangan telah mencapai tingkat yang sangat mengerikan
2. Lebanon
– Menampung banyak pengungsi Palestina
– Kondisi ekonomi yang memburuk memperparah akses terhadap makanan bergizi
3. Madagaskar
– Dipilih karena umat Islam di sana merupakan populasi minoritas
– Tujuan: memberikan rasa memiliki dan kepedulian dari saudara Muslim di Indonesia
Proses Pelaksanaan Qurban Lintas Batas Assyifa Peduli
Berikut adalah diagram alur pelaksanaan qurban lintas batas Assyifa Peduli:
Tahap 1: Penghimpunan Dana dari Pekurban
Proses dimulai dari masyarakat Indonesia yang ingin berkurban lintas batas. Mereka mendaftar melalui Assyifa Peduli dan melakukan pembayaran sesuai paket yang dipilih. Pada tahun 2025, total terkumpul Rp 2,36 miliar dari 940 pekurban.
Tahap 2: Transfer Dana ke Mitra Lokal
Setelah dana terkumpul, Assyifa Peduli mentransfer dana tersebut kepada mitra lokal terpercaya di negara tujuan. Mitra ini telah menjalin kerja sama dengan Assyifa Peduli sejak lama.
“Mitra kami yang membeli hewan qurban, menyembelih, dan menyalurkan kepada penerima manfaat. Setiap proses terdokumentasi dengan baik dan dikirimkan kepada kami untuk disampaikan kepada para donatur.”
— Ustadz Ahmad Sahirul Alim, Direktur LAZ Assyifa Peduli Periode 2020-2025
Tahap 3: Pembelian Hewan dari Peternak Lokal
Mitra lokal kemudian membeli hewan qurban (domba, kambing, atau sapi) dari peternak setempat. Pendekatan ini memiliki beberapa keunggulan:
1. Mendukung ekonomi lokal di negara tujuan
2. Menghindari biaya pengiriman hewan yang mahal
3. Memastikan kesegaran daging karena hewan disembelih di lokasi distribusi
Tahap 4: Penyembelihan Hewan
Penyembelihan dilaksanakan pada tanggal 10-13 Dzulhijjah (Idul Adha dan hari-hari Tasyrik) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Proses ini dilakukan oleh mitra lokal yang memahami tata cara penyembelihan yang benar.
Tahap 5: Distribusi Daging ke Penerima Manfaat
Setelah disembelih, daging qurban segera didistribusikan kepada penerima manfaat. Di Palestina, misalnya, daging didistribusikan hingga ke tenda-tenda pengungsian. Hal ini sangat berarti karena bagi banyak keluarga di Gaza dan wilayah konflik lainnya, daging qurban bisa menjadi satu-satunya protein hewani yang mereka terima sepanjang tahun.
Tahap 6: Dokumentasi dan Pelaporan
Setiap proses—dari pembelian hewan, penyembelihan, hingga distribusi—didokumentasikan dengan baik oleh mitra lokal. Dokumentasi ini dikirimkan kepada Assyifa Peduli sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Tahap 7: Penyampaian Laporan ke Pekurbana
Tahap terakhir, Assyifa Peduli menyampaikan laporan secara personal kepada para pekurban. Sistem pelaporan yang transparan dan akuntabel ini menjadi komitmen lembaga untuk menjaga amanah donatur.
Pelaksanaan Qurban Domestik
Selain qurban lintas negara, Assyifa Peduli juga melaksanakan qurban di dalam negeri. Hewan qurban disembelih di lingkungan kampus As-Syifa di Kabupaten Subang dan sekitarnya, kemudian dagingnya didistribusikan ke:
– Warga sekitar pesantren
– Daerah pedalaman Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT)
Distribusi ke daerah pelosok dalam negeri juga menjadi prioritas karena akses terhadap daging segar di wilayah tersebut masih sangat terbatas.
Respons dan Apresiasi
Meskipun ada tantangan, respons masyarakat terhadap program ini sangat baik. Ustadz Ahmad mencatat adanya peningkatan jumlah titipan qurban lintas batas dari tahun sebelumnya, yang menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Assyifa Peduli semakin besar.
Ustadz Ahmad menyampaikan pesan hangatnya kepada para donatur:
“Saudara-saudara kita di sana sangat berbahagia, mereka mendoakan para donatur agar diberkahi hartanya dan diterima amal salehnya. Semoga semangat qurban ini menjadi pengikat ukhuwah dan kebaikan yang terus berlanjut.”
Baca Juga: Tak Semua Orang Bisa Makan Daging Setiap Tahun: Inilah Qurban di Madagaskar
Rangkuman Proses Qurban Lintas Batas Assyifa Peduli
| Tahap | Kegiatan | Pihak yang Terlibat |
| 1 | Pendaftaran dan pembayaran oleh pekurban | Pekurban di Indonesia |
| 2 | Proses penghimpunan dan konsolidasi dana | LAZ Assyifa Peduli |
| 3 | Pengiriman (transfer) dana ke mitra di negara tujuan | Assyifa Peduli & Mitra Lokal |
| 4 | Pembelian hewan kurban langsung dari peternak setempat | Mitra Lokal |
| 5 | Pelaksanaan penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam | Mitra Lokal |
| 6 | Distribusi daging kepada para pengungsi dan masyarakat yang membutuhkan | Mitra Lokal & Relawan |
| 7 | Penyusunan dokumentasi (foto/video) serta laporan kegiatan | Mitra Lokal → Assyifa Peduli |
| 8 | Penyerahan laporan pertanggungjawaban kepada pekurban | Assyifa Peduli |
Tips Memilih Lembaga untuk Qurban Lintas Batas
Berdasarkan praktik terbaik Assyifa Peduli, berikut tips memilih lembaga qurban lintas batas:
1. Pastikan lembaga memiliki mitra lokal terpercaya di negara tujuan
2. Cek sistem pelaporan — apakah transparan dan akuntabel
3. Lihat rekam jejak — apakah lembaga telah konsisten menjalankan program serupa
4. Pastikan ada dokumentasi yang akan disampaikan kepada pekurban
5. Pilih negara tujuan yang benar-benar membutuhkan (daerah konflik, minoritas Muslim, atau krisis pangan)
Qurban Lintas Batas Assyifa Peduli
Qurban lintas batas yang diinisiasi oleh Assyifa Peduli menjadi wujud nyata bahwa ibadah qurban tidak hanya berdampak secara spiritual bagi shahibul qurban, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang luas hingga ke wilayah-wilayah yang membutuhkan. Melalui program ini, semangat berbagi dan kepedulian mampu menjangkau saudara-saudara di pelosok negeri bahkan hingga mancanegara, yang selama ini jarang merasakan kebahagiaan Iduladha. Dengan pengelolaan yang amanah, distribusi yang tepat sasaran, serta kolaborasi berbagai pihak, qurban lintas batas tidak sekadar ritual tahunan, melainkan gerakan kemanusiaan yang mempererat ukhuwah dan menegaskan bahwa kebaikan tidak mengenal batas geografis.
Qurban lintas batas Assyifa Peduli membuktikan bahwa kepedulian umat Islam Indonesia tidak mengenal batas geografis. Melalui mitra lokal yang terpercaya, proses yang sistematis, dan pelaporan yang transparan, daging qurban dari Subang dapat sampai ke tenda-tenda pengungsian di Palestina, desa-desa terpencil di Madagaskar, dan berbagai wilayah lainnya yang membutuhkan.
Bagi Sahabat yang ingin berkurban lintas batas, pastikan untuk memilih lembaga yang kredibel seperti Assyifa Peduli, agar amanah tersalurkan dengan tepat dan memberikan dampak maksimal bagi saudara-saudara kita di belahan dunia lain.