
Infak Jumat Santri Berbasis Teknologi
Penulis: Galih Asahi | Editor: Firdha Feb
Sahabat Peduli, pernah membayangkan bersedekah atau infak Jumat cukup dengan tap kartu?
Pemandangan menarik terlihat di salah satu sekolah SMP As-Syifa. Menjelang pelaksanaan salat Jumat, tampak beberapa siswa mengantre dengan tertib di depan sebuah perangkat elektronik. Sekilas, perangkat tersebut terlihat seperti alat untuk melakukan scan kartu siswa.
Namun, ternyata mereka sedang menunaikan infak Jumat.
Satu per satu siswa menyiapkan kartu pelajarnya, kemudian melakukan tapping pada perangkat tersebut. Tak perlu membawa uang tunai atau memasukkan uang ke kotak untuk infak Jumat, proses berinfak pun dapat dilakukan dengan praktis dan sederhana.
Infak Jumat Melalui Teknologi Digital
Aktivitas tersebut merupakan bagian dari program Infak Fadipay, sebuah inovasi yang memanfaatkan teknologi untuk memudahkan siswa bukan hanya saat infak Jumat, namun juga disetiap waktu.
Fadipay berfungsi sebagai alat pembaca kartu yang dimiliki siswa. Dengan sistem ini, kartu pelajar tidak hanya digunakan untuk kebutuhan administrasi sekolah, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kebiasaan berbagi dan berinfak.
Kehadiran teknologi ini bukan untuk menggantikan tradisi infak melalui kotak amal yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Sebaliknya, teknologi hadir sebagai pilihan tambahan untuk membuat aktivitas berinfak semakin mudah, praktis, dan menarik bagi generasi muda.
Antusiasme para siswa yang rela mengantre untuk melakukan tapping menjadi pemandangan sederhana yang menghangatkan hati. Dari sebuah kartu dan satu sentuhan, lahir sebuah kebiasaan baik: belajar berbagi sejak dini.

Baca Juga: Shalat Istisqa: Pengertian, Hukum, dan Tata Caranya
Baca Juga: LAZ Assyifa Peduli Jalani Audit Internal Tata Kelola oleh Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah
Ketika Teknologi Menjadi Jalan Kebaikan
Perkembangan teknologi tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Lebih dari itu, teknologi juga dapat menjadi sarana untuk memfasilitasi dan menumbuhkan kebaikan.
Program seperti Fadipay menunjukkan bahwa cara berinfak dapat terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman, tanpa kehilangan esensi utamanya: menyisihkan sebagian yang kita miliki untuk membantu dan memberi manfaat kepada sesama.
Bukan tidak mungkin, inovasi serupa dapat diterapkan di lebih banyak sekolah. Kartu pelajar yang selama ini menjadi identitas siswa dapat dikembangkan menjadi kartu serbaguna, termasuk sebagai sarana untuk membangun kebiasaan berinfak.
Sebab, ketika berbuat baik dibuat lebih mudah, semakin banyak orang memiliki kesempatan untuk mengambil bagian.
Teknologi berkembang, cara berbuat baik pun ikut berkembang. Namun, semangat berbagi akan selalu menjadi nilai yang sama.

Sahabat Peduli, berbuat baik tidak harus menunggu punya banyak. Sedikit yang kita sisihkan, jika dilakukan dengan ikhlas dan bersama-sama, insyaAllah dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas.
Kini, Sahabat juga bisa menunaikan sedekah secara digital dengan mudah melalui:
Mari jadikan kemudahan teknologi sebagai jalan untuk terus berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Sedekah lebih mudah, kebaikan lebih dekat.
Yuk, salurkan sedekah melalui Aksipeduli.id.