• 0853-2059-5056
  • office@assyifapeduli.org
  • Subang, Jawa Barat, Indonesia
Info Terbaru
14 Mitra Bergabung dalam Gerakan Sedekah Minyak Jelantah LAZ Assyifa Peduli

14 Mitra Bergabung dalam Gerakan Sedekah Minyak Jelantah LAZ Assyifa Peduli

SUBANG – Gerakan mengubah limbah menjadi kebaikan terus meluas. LAZ Assyifa Peduli melalui program Sedekah Minyak Jelantah kini telah menggandeng mitra dari berbagai kalangan, mulai dari sekolah, TPQ, komunitas, majelis taklim, hingga masyarakat umum.

Program yang berjalan sejak 7 Agustus 2025 ini mengajak masyarakat untuk tidak membuang minyak jelantah begitu saja. Minyak bekas pakai yang dikumpulkan justru dapat menjadi sumber sedekah dan kemudian dikonversikan menjadi manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial LAZ Assyifa Peduli.

“Hingga saat ini, mitra yang terlibat berasal dari 14 titik/lembaga dan jejaring masyarakat, ditambah mitra umum yang terdiri dari personal, komunitas, dan lembaga yang secara sukarela menyedekahkan minyak jelantah tanpa meminta imbal balik atau feedback,” kata penanggung jawab Program Sedekah Minyak Jelantah, Ade Rohaman.

Dari Sekolah hingga Majelis Taklim Ikut Bersedekah

Semangat sedekah minyak jelantah tumbuh di berbagai lingkungan. Sejumlah sekolah telah menjadi bagian dari gerakan ini, di antaranya:

  1. SMPN 1 Serangpanjang
  2. SMPN 1 Cijambe
  3. SMPN 1 Jalancagak
  4. SMPN 1 Cisalak
  5. SMPN 1 Sagalaherang
  6. SMPN 2 Jalancagak
  7. SMAN 1 Jalancagak
  8. SMAN 1 Pagaden
  9. SD Qur’an Al Bayan
  10. SDN Srimukti
  11. SDN Cintamarga, serta
  12. SDN Panembong.

“Selain sekolah, gerakan ini juga melibatkan TPQ Hidayatussa’adah dan Mitra Ummahat, yaitu komunitas majelis taklim binaan,” tambah Ade.

Beliau menjelaskan bahwa tidak hanya berasal dari lembaga yang telah menjadi mitra, LAZ Assyifa Peduli juga menerima sedekah minyak jelantah dari masyarakat umum, komunitas, dan lembaga. Menariknya, sebagian mitra umum tersebut bergabung murni karena ingin bersedekah. Mereka mengumpulkan minyak jelantah dan menyerahkannya kepada LAZ Assyifa Peduli tanpa mengharapkan imbalan atau feedback tertentu.

“Kami sangat bersyukur terhadap antusiasme masyarakat atas program ini. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan sedekah tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Bahkan minyak bekas yang tersisa dari aktivitas sehari-hari pun dapat menjadi jalan untuk berbagi,” jelasnya.

Baca Juga: Hampir 2 Ton Minyak Jelantah Dikumpulkan, LAZ Assyifa Peduli Ubah Limbah Jadi Sedekah

Baca Juga: Sedekah Minyak Jelantah Jadi Media Edukasi Karakter dan Kepedulian Lingkungan bagi Siswa SMPN 1 Serangpanjang

Sedekah Minyak Jelantah, Dari Kebiasaan Menjadi Kebaikan

Ade memaparkan mengenai mekanisme program dibuat sederhana agar mudah diikuti. LAZ Assyifa Peduli menyediakan jerigen untuk mitra sebagai wadah pengumpulan minyak jelantah.

“Setiap Jumat, mitra mengumpulkan minyak jelantah yang berasal dari lingkungan masing-masing. Selanjutnya, pada pekan pertama setiap bulan, tim LAZ Assyifa Peduli melakukan pengambilan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” paparnya.

sedekah minyak jelantah

Minyak yang terkumpul kemudian ditimbang, dicatat, dan dikelola bersama mitra pengelola. Hasil penjualannya dihimpun sebagai bagian dari dana program sosial LAZ Assyifa Peduli.

“Dengan demikian, minyak jelantah yang awalnya hanya dianggap sebagai limbah dapat berubah menjadi manfaat untuk berbagai program, seperti beasiswa yatim dan dhuafa, Beasiswa Guru Peradaban, PHBI, serta sarana sekolah,” imbuh Ade.

Puluhan Mitra, Satu Semangat: Sedekah yang Memberi Manfaat

Kepala Satuan Pendidikan Formal (KSPF) SMPN 1 Serangpanjang, H. Tatang Rohana, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi kebaikan ini.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Assyifa Peduli, terkait dengan kolaborasi program Sedekah Minyak Jelantah. Tentu harapannya program ini dapat berlanjut karena program ini saya yakin betul ada nilai positif yang dapat kita jalankan. Tentunya ini adalah bagian dari edukasi bagi anak-anak kita yang hari ini duduk di bangku SMP. Sehingga nantinya mereka bisa melanjutkan gerakan bersedekah dalam bentuk limbah yang ternyata bisa berpahala dan menghasilkan efek lanjutan dan kebermanfaatan. Terima kasih kepada Assyifa Peduli, semoga berkah untuk kita semua,” ungkapnya.

Senada dengan Tatang, Ade mengatakan bahwa bergabungnya berbagai kalangan dalam program sedekah minyak jelantah memperlihatkan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari mana saja.

“Dari sekolah, anak-anak dapat belajar bahwa sedekah bukan hanya tentang memberikan uang. Dari majelis taklim, para ibu dapat membiasakan diri mengumpulkan minyak jelantah di rumah. Dari komunitas, gerakan ini dapat diperluas kepada semakin banyak anggota. Sementara bagi masyarakat umum, program ini memberikan pilihan sederhana untuk bersedekah melalui sesuatu yang selama ini mungkin hanya dibuang,” jelas Ade.

Satu rumah mungkin hanya menghasilkan sedikit minyak jelantah. Tetapi jika dikumpulkan bersama oleh puluhan, ratusan, bahkan ribuan rumah, nilainya dapat menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan manfaat.

Inilah semangat yang ingin dibangun LAZ Assyifa Peduli: menjadikan sedekah sebagai kebiasaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Assyifa Peduli Bencana Sumatera: Bersama Bangun Kembali Pesantren untuk Masa Depan Santri

Dari Jelantah, Hadir Kebermanfaatan untuk Sesama

Program Sedekah Minyak Jelantah tidak hanya berbicara tentang pengelolaan limbah. Lebih dari itu, program ini mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap sesuatu yang dianggap tidak bernilai.

Minyak jelantah yang sudah tidak digunakan untuk memasak masih dapat memiliki nilai ketika dikumpulkan dan dikelola dengan baik. Yang sebelumnya dibuang, kini bisa disedekahkan. Yang sebelumnya dianggap limbah, kini bisa menjadi manfaat.

“LAZ Assyifa Peduli berharap semakin banyak sekolah, pesantren, masjid, komunitas, majelis taklim, UMKM, perusahaan, dan rumah tangga yang ikut bergabung. Sebab, semakin banyak yang terlibat, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat dihimpun untuk masyarakat yang membutuhkan,” tutur Ade.

Mari Jangan Buang Minyak Jelantah

“Bagi masyarakat, komunitas, sekolah, maupun perusahaan yang ingin bergabung, caranya sederhana: kumpulkan minyak jelantah dalam wadah yang aman dan tertutup, kemudian hubungi LAZ Assyifa Peduli untuk menjadi mitra pengumpulan,” jelasnya.

Tidak perlu menunggu punya uang lebih untuk bersedekah. Mulai dari minyak jelantah yang ada di rumah. Kumpulkan, sedekahkan, dan biarkan menjadi berkah. Karena ketika banyak orang melakukan kebaikan sederhana secara bersama-sama, sesuatu yang kecil dapat berubah menjadi manfaat yang besar.

Salurkan kebaikan Sahabat melalui program-program Assyifa Peduli lainnya dengan [klik di sini sekarang]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + 4 =