penyaluran beasiswa peradaban yatim

Anak dari pasangan Bapak Sidik, seorang buruh harian, dan Ibu Tati Ratnanengsih, ibu rumah tangga. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas sempat membuat harapan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terasa jauh dari jangkauan.
Namun, semangat untuk tetap belajar tak pernah padam.
“Tahun 2021, saya lulus dari SMK dengan harapan besar untuk melanjutkan kuliah. Tapi kenyataannya, kondisi ekonomi keluarga membuat saya hampir menyerah. Saya hanya bisa berdoa agar diberi jalan. Tanpa diduga, As-Syifa Peduli datang membawa harapan dan menawarkan bantuan untuk melanjutkan pendidikan yang sempat terasa mustahil bagi saya. Dukungan itu bukan hanya soal biaya, tapi juga tentang kepercayaan yang membuat saya kembali semangat mengejar cita-cita.”
Kini, di tengah proses perkuliahan, ia menata rencana besar: bekerja sambil melanjutkan studi ke jenjang S2.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur As-Syifa Peduli. Bantuan yang Bapak/Ibu berikan tidak hanya berarti dalam bentuk materi, tetapi juga menjadi cahaya harapan bagi masa depan saya dan keluarga. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan dibalas dengan keberkahan yang melimpah oleh Allah SWT.”
Mari terus dukung generasi penerus bangsa mewujudkan cita-cita dan membawa perubahan dengan zakat dan beasiswa peradaban.