
Assyifa Peduli Apresiasi Wisudawan Tahfidz LTIQ As-Syifa ke-18, Hadirkan Dukungan Nyata untuk Para Penghafal Qur’an
Beasiswa Penghafal Qur’an Assyifa Peduli
Subang – LAZ Assyifa Peduli memberikan apresiasi kepada para wisudawan Lembaga Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an (LTIQ) As-Syifa ke-18, di Aula Erdogan pada Sabtu (4/7/2026). Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka dalam menjaga dan menghafal Kalamullah.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan, khususnya kepada para penghafal Al-Qur’an yang telah menyelesaikan proses belajar dengan penuh kesungguhan. Setiap ayat yang dihafalkan adalah cahaya yang tidak hanya menerangi kehidupan pribadi, tetapi juga menjadi harapan bagi lahirnya generasi yang mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an ke tengah masyarakat,” ucap Direktur LAZ Assyifa Peduli, H. Kamsi, M.T.

Beliau menuturkan bahwa LAZ Assyifa Peduli telah menyalurkan amanah berupa beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an ini.
“Kami menyiapkan bingkisan istimewa bagi wisudawan dan tidak hanya di momen wisuda saja, komitmen LAZ Assyifa Peduli dalam mendukung lahirnya hafidz/hafidzah diwujudkan melalui program Beasiswa Peradaban Penghafal Al-Qur’an. Secara rutin, kami mendampingi 60 santri penghafal Al-Qur’an agar dapat terus melanjutkan proses pendidikan dan hafalannya,” paparnya.
H. Kamsi melanjutkan, selain beasiswa peradaban, terdapat pula program Beasiswa Orang Tua Asuh yang saat ini mendukung pendidikan 10 santri agar tetap dapat belajar dan menghafal Al-Qur’an tanpa terhambat kondisi ekonomi.
“Dukungan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Assyifa Peduli bahwa para penghafal Al-Qur’an layak mendapatkan perhatian, penghormatan, dan dukungan dari umat. Melalui berbagai program tersebut, kami berharap semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi penerus peradaban Islam,” ungkapnya.
Penghargaan Istimewa Bagi Penghafal Qur’an
Suasana haru semakin terasa ketika dua mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut As-Syifa, Arini Nurfadilah dan Fannysha Kuncoro, menerima penghargaan istimewa setelah berhasil menuntaskan tasmi’ hafalan 30 juz Al-Qur’an dalam sekali duduk. Keduanya menyelesaikan hafalan tersebut selama kurang lebih 18 jam dengan penuh ketekunan, kesabaran, dan kekuatan fisik yang luar biasa.
Ketua Dewan Pembina sekaligus Pendiri Yayasan As-Syifa, dr. Sulaiman Omar S. Qush, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas capaian tersebut.

“Saya merasa sangat terharu dan bangga terkait prestasi ini. Bahkan, saya sampai tidak bisa berkata-kata lagi melihat dedikasi mereka. Hari ini, kita menyaksikan langsung para penjaga Al-Qur’an lahir dari rahim As-Syifa.”
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada kedua orang tua wisudawati yang dinilai memiliki peran besar dalam lahirnya para penghafal Al-Qur’an.
“Capaian besar ini tidak lepas dari doa, ridha, dan didikan luar biasa dari orang tua yang berhasil mengantarkan anak-anak mereka menjadi penjaga Kalamullah.”
Momentum Wisuda LTIQ As-Syifa ke-18 menjadi pengingat bahwa setiap hafalan yang terjaga lahir dari perjuangan panjang, doa orang tua, bimbingan para guru, serta dukungan banyak pihak. Assyifa Peduli berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan lebih banyak penjaga Al-Qur’an yang kelak membawa cahaya bagi umat, bangsa, dan peradaban.